KONAWE KEPULAUAN – Festival Bahari Konawe Kepulauan (Konkep) tahun 2026 resmi di gelar, ratusan angler dari berbagai daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga Sulawesi Tengah (Sulteng) turut memeriahkan gelaran festival tersebut. Event tahunan ini merupakan rangkaian perayaan HUT Konkep yang ke 13 yang berlangsung 14-24 Mei.
Bupati Konkep Rifqi Saifullah Razak menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi sebagai upaya Pemkab Konkep dalam mempromosikan potensi wisata, budaya, dan sektor perikanan.
Menurutnya, kekayaan laut daerah harus terus diperkenalkan agar mampu menarik wisatawan serta meningkatkan perekonomian. Ia juga berharap festival tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan dikenal hingga tingkat nasional.
“Festival Bahari ini adalah momentum untuk memperkenalkan potensi daerah kita. Tidak hanya wisata alamnya, tetapi juga hasil laut yang menjadi potensi utama kita,” ucap Bupati Rifqi di hadapan ratusan angler dan tamu undangan saat membuka Festival Bahari di Langara Jum’at, (15/5/2026).
Bupati Rifqi menyampaikan bahwa Festival Bahari ini semestinya dilaksanakan pada bulan April namun karena bertepatan perayaan HUT Sultra sehingga kegiatan ini di undur.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta lomba mancing atau mekoloro yang datang dari berbagai daerah untuk berpartisipasi dalam festival ini.
“Terimakasih kepada Panitia, sponsor, komunitas mancing, pelaku UMKM, dan seluruh masyarakat Konawe Kepulauan yang telah mendukung terselenggaranya festival ini,” tuturnya
Sementara itu, Ketua Panitia Festival Bahari Iskandar menjelaskan bahwa kegiatan tahunan ini berbedah dari tahun-tahun sebelumnya, dimana tahun sebelumnya hanya mengadakan lomba mancing modern dan tradisional di tahun ini diadakan lomba menyulu (menangkap ikan secara tradisional) dan meoti-oti (mencari kerang laut).
“Kategori mancing modern, tercatat sebanyak 39 tim total 249 peserta. Peserta berasal dari berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Morowali sebanyak 4 tim, Kabupaten Kolaka 2 tim, Konawe Selatan 2 tim, Konawe Utara 1 tim, 10 tim dari Konawe Kepulauan selebihnya dari Kota Kendari, tuturnya
“Untuk lomba mancing tradisional diikuti 74 tim dengan total 209 peserta seluruhnya berasal dari Konawe Kepulauan,” tandasnya
Laporan: Amar












