KONAWE KEPULAUAN – Menghadapi dampak kemarau panjang yang menyebabkan kesulitan akses air bersih bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada 105 Kepala Keluarga (KK) di Desa Wawoindah. Rabu, (21/10/2026).
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Konkep, Sudarmin mengatakan, penyaluran air bersih dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan.
“Kalau misalnya belum tercukupi, kita tetap distribusikan, hingga tercukupi kebutuhannya,” ujarny
Ia menyampaikan, bahwa dalam menghadapi situasi ini, Pemkab Konkep hadir untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. Situasi ini menjadi perhatian serius Pemkab Konkep mengingat air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat.
“Saat ini baru satu Desa yang bersurat meminta bantuan air bersih, informasi yang kami dapatkan, ada Desa Puuwulu Kecamatan Wawonii Tengah juga, tapi kita masih menunggu surat dari Kepala Desanya,” ucapnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Wawoindah, Daniel, mengungkapkan, sebanyak 105 (KK) dengan 77 rumah yang terdampak. Adapun 15 rumah diantaranya masih terpenuhi kebutuhan air bersihnya dengan mengandalkan sumur bor.
“Sementara 62 rumah sudah terdampak kesulitan air bersih,” jelasnya.
Kata Daniel, untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, tahun ini, pihaknya telah menganggarkan pembangunan dua unit sumur bor yang di sebar di titik yang rawan terdampak kekeringan.
“Dulu pertama kali program transmigrasi ada sumur bor dengan kedalaman 80 meter, itu juga akan dibenahi. Namun, ini baru saran warga, nanti penentuannya saat Musdes,” pungkas Daniel.
Laporan: Amar












